Telkom Flexi, Bukan Telepon Biasa

Hmmm pastinya semua org indonesia perna denger title yg di atas. Iklan nya heboh di mana mana ada, dan sudah kerap terdengar sampe mendarah daging.

Tapi bukan telepon biasa yang di maksud mungkin adalah :

- Bukan telepon biasa karena tiap mo coba di telpon ga perna bisa lgsg connect, pasti mau di coba sampe beberapa kali.

- Kalau pun connect, begitu di angkat, kerap kali ga terdenger suara lawan bicara.

- Network nya bisa down tiba tiba.

Ampun deh kalo telp ke flexi. Voice mail mulu. Udah gitu kena biaya lagi. Apakah saking ga ada nya pendapatan, sampe perlu cara gitu yah buat naikin omset? kl memang jaringannya ga sanggup utk menahan banyaknya call yg ada, kenapa kartu perdananya di jual terus yah.

For me, Star One is still the best CDMA provider in Medan. How ’bout you guys? yg mana menurut teman2, provider CDMA yg paling fav dan bagus utk di gunakan?

4 Responses to “Telkom Flexi, Bukan Telepon Biasa”

  1. cincin Says:

    eh FREN bagus ga yah !?

  2. William Says:

    fren mahal loh.

    menit pertama 300, menit ke 2 300, dan menit ke 3 dst ada yg bilang 20 ada yg bilang 8? wah kayaknya musti langsung tanya ke outletnya.

    And Dari yg wa tau, gratis ngobrol ke semua operator yg di pampang gede gede di baliho atau billboardnya itu, maksudnya tiap hari di kasi bonus pulsa 500 rupiah aja. Jadi kita bebas pake 500 rp itu buat telp ke mana saja.

    Arghh kirain bisa telp gratis kayak starone waktu peluncuran perdana. hahaha hihihih

  3. cincin Says:

    DAMN !
    UNTUNG GA JADI KORBAN IKLAN HIHIHI….
    oya btw, w denger dari kawan sic katanya sinyalnya masi kurang sui lah

  4. JFR Says:

    Fuih, layanan combo flexi ternyata hanya omong besar.

    Troubleshoot-nya apalagi, kelewat kosong.

    Saya pemakai flexi 021-688xxx37 terakhir kali minta combo 14-1-08.

    Sementara saya berada di Situbondo-Jatim dan gagal minta combo via

    sms sekitar sebulan yang lalu dan beberapa kali via 147 tidak

    sukses maka saya mendatangi Plasa Telkom terdekat. Karena kesorean

    CS membantu saya untuk hubungi 147 untuk permintaan tadi

    (belakangan CS yang sama ngasih tahu kalau ada trouble sejak 2 hari

    lalu.Ini mah obrolan classy..). Dari 147 (14/1) diproses dan

    disuruh tunggu. Sampai kapan? Operator 147 yang berinisial Dwi

    menjawab dengan obrolan trendy, “Kami akan melakukan secepatnya.”
    Pukul 21-an hari itu juga 147 (Dwi) saya konfirmasi lagi dengan

    jawaban classy, “Sedang ada trouble.”

    Hari ini (15/1) kembali saya datangi CS. Sistem (sistem yang mana

    lagi?) untuk pengomboan di plasa tersebut gangguan. Minta support

    ke 147 lagi dan disuruh nunggu 15 menitan. Seperempat jam lewat

    combo belum jalan juga.”Yach gimana lagi?” kata CS, solusinya ya

    menunggu saja. Sistem pengomboan plasa ndak jalan, dukungan 147

    ndak datang-datang. Itung-itung untuk mengombo ternyata saya musti

    memproses sebulanan bahkan bisa-bisa lebih. Flexi Combo mudah? Iya,

    ketika diobrolkan saja.

    Sebulan lewat mobilitas saya tidak terdukung oleh layanan operator

    yang berjargon Commited 2 U. Tersedia layanan di ratusan kota,

    katanya. Nyatanya tak bisa mengcover area Surabaya, Malang, Madura

    dan Situbondo. Kelewat somse’ omongnya.

    Bulan-bulan sebelumnya untuk mengombo saya jarang dapat ’sukses’

    via sms. Kalo ke 147 harus berlama-lama ngobrol detil dengan

    operatornya supaya bisa kelar, tak jarang harus mengetusi

    supervisornya. Kalau ndak gitu, mana bisa dapat layanan yang serius

    dari Telkom. Lumayan bisa diikuti progresnya kalau dengan

    bersusah-susah datangi plasa terdekat. Sayang yang terakhir -

    kemarin, mbulet juga urusannya. Flexi Combo mudah? Iya, ketika

    diobrolkan saja.

    Karena tak ada solusi dengan segera saya menolak antri diproses.

    Saya minta sebuah bukti lapor dari CS karena sudah di depan mereka

    sendiri layanan ini tidak sesuai komitmennya. Inipun tak bisa

    didapat karena yang berwenang menerbitkan adalah atasan CS. Minta

    ke atasan tak bisa saat tersebut, sang atasan sedang kunjungan ke

    kantor pemda.Sekian jam lagi, kata CS, atasan tadi akan menghubungi

    saya dan meminta saya meninggalkan nomer kontak alternatif. Kabar

    dari Surabaya, kata CS lagi, nomor saya sedang diluruskan karena

    sering dicombo. Tak jelas dan tak detil obrolan CS ini. Kira-kira

    kalau pemakai flexi ini sering atau bahkan rutin bercombo maka

    sistim layanan menjadi ‘hang’? - Flexi Combo mudah? Iya, ketika

    diobrolkan saja.

    Sampai keluhan ini saya tuliskan, belum satupun atasan CS yang

    menghubungi saya. Dan si-fleqi tetap tak mau jadi sahabat sejati.

    Alias: bo-’ong terus…

    Jadi, ati-ati sama janji pete telkom indonesia tebeka. Meski urusan

    sertifikasi kinerjanya sudah bertumpuk. Kinerjanya sendiri tak

    lebih dari menumpuk pekerjaan.
    Jadi, telkom sendiri mesti tahu kalau jualannya ternyata mengandung

    barang busuk. Kagak bisa dimakan kalau dimakan seringnya bikin

    eneg.

    Gangguan kok permanen? Nggak becus kok dipelihara? Trouble kok

    keterusan?
    Capek.. deh,-
    ============

    Belum sempat mosting tulisan ini, dari 0338-676003 (CS Plasa

    Telkom) datang kabar kalau combo saya sudah sukses. Jadi,

    pertanyaannya sekarang bertambah. Apa musti berliku begini urusan

    mengombo flexi? Sms ke 777 masih efektif? Bantuan 147 apakah bukan

    sekedar pelengkap di matrial promo? (Terutama Hari Sabtu-Minggu,

    hari libur dan cuti bersama). Tak perlu dijawab jika sudah tak lagi

    berkoar tentang ini dan itu pada urusan flexi Combo.

    Terus terang saya sendiri siap-siap ‘neg’ lagi bila akan bercombo

    di lain waktu. Sebab harus bawa catatan alamat plasa telkom

    terdekat dalam sebuah kota dan antre di bangku ruang

    layanannya.Flexy Combo mudah? Iya, ketika diobrolkan saja.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.